BONE, ANALISA.CO.ID ~ Malam di Kota Watampone yang biasanya tenang belakangan kerap diusik kabar pencurian. Rumah-rumah kosong menjadi sasaran, bahkan tak jarang pelaku beraksi saat penghuni terlelap.
Keresahan warga pun perlahan memuncak. Di balik rangkaian aksi itu, Tim Opsnal Sat Reskrim Polsek Tanete Riattang akhirnya mengungkap pelakunya. Dua remaja dibekuk pada Senin malam, 7 April 2026, setelah polisi melakukan penyelidikan di sejumlah titik.
Keduanya adalah SU (25), residivis yang sudah dua kali keluar-masuk Lapas Watampone, dan AB (17), remaja yang ikut terlibat dalam aksi pencurian tersebut.
Polisi juga mengamankan EC (36), pria yang diduga menjadi penadah barang hasil curian.
Pengungkapan ini sekaligus menjawab keresahan warga yang selama ini dihantui aksi pembobolan rumah di lebih dari satu lokasi.
Para pelaku diketahui tak segan menyasar rumah kosong, bahkan nekat masuk saat pemilik rumah sedang tidur.
“Dalam menjalankan aksinya, pelaku menyasar rumah yang ditinggal pemiliknya. Modusnya dengan mencongkel pintu,” ungkap Panit III Sat Reskrim Polsek Tanete Riattang, Ipda Muh. Nasrum.
Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain empat tabung gas, satu unit telepon genggam, satu unit PlayStation 3, serta satu unit sepeda motor yang digunakan untuk menunjang aksi.
Kini, ketiganya telah diamankan di Mapolsek Tanete Riattang. Polisi masih terus mengembangkan kasus ini untuk menelusuri kemungkinan lokasi kejadian lain serta keterlibatan pelaku tambahan.
Bagi warga Watampone, penangkapan ini menjadi angin segar. Namun di sisi lain, peristiwa ini juga menjadi pengingat bahwa kewaspadaan tetap perlu dijaga, bahkan di tengah malam yang tampak paling sunyi. (Redaksi)



