Analisa.co.id, Bone •• Kasus pemerasan yang dialami Sri Fadilla bersama suaminya saat ini bergulir di kepolisian Polres Bone. Terbaru, muncul nama Arman Rahim yang disebut memiliki peran penting dalam aksi oemerasan yang dilakukan oleh Arfan Rahman alias Appang.
Arman Rahim diduga kuat ikut menikmati hasil dugaan tindak pemerasan yang dilakukan oleh terlapor, Arfan Rahman.
Sedikitnya ada dua fakta yang terungkap menjadi indikasi keterlibatan sosok Arman Rahim.
Pertama, saat Forum Bersama (Forbes) menginterogasi Arfan Rahman di hadapan korban dan beberapa anggota Forbes dan wartawan pada Senin 30 Juni 2025 lalu Arfan Rahman menyebut bahwa uang itu diberi sebahagian ke Arman Rahim.
“Saya termasuk saksi, waktu diinterogasi Arfan mengakui bahwa sebagian uang diserahkan ke ARM juga,” ungkap salah seorang anggota Forbes Bone Andi Kasmiruddin, Jumat 4 Juli 2025.
Hal sama juga diungkapkan korban pemerasan, Nurfadilah saat disambangi di kediamannya. Arman Rahim disebut meneror pengecer kosmetiknya dengan berbagai macam pertanyaan.
“Namun pengecer menjawab bahwa, tidak kaitannya dengan kami. Ini yang diberitakan kosmetik ilegal sedangkan kami legal tidak ada hal yang dilanggar,” ungkap Sri Fardila meniru perkataan pengecernya.
Diberitakan sebelumnya, Laporan dugaan tindak pidana yang mengarah ke, Arfan Rahman (38) bertambah.
Setelah sebelumnya seorang pengusaha kosmetik bernama, Sri Fardila Binti Tajuddin (27) dengan dugaan pemerasan yang menyebabkan kerugian belasan juta.
Forbes Anti Narkoba juga telah melaporkan dugaan penghinaan yang dilakukan oleh Arfan. Penghinaan yang dimaksud yakni melakukan tindak pidana dengan mengatasnamakan organisasi Forbes. (Redaksi)



