Mahasiswa KKN-T Unhas Dorong Pengendalian Hama Padi Ramah Lingkungan di Desa Era Baru

SINJAI, ANALISA.CO.ID •• Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin menggelar Seminar Program Kerja di Kantor Desa Era Baru pada 8 Juni 2026. Kegiatan ini dihadiri pemerintah desa, petani, guru, ibu rumah tangga, serta berbagai unsur masyarakat sebagai awal pelaksanaan program pengabdian di desa tersebut.

Kehadiran tujuh mahasiswa KKN-T dari berbagai disiplin ilmu merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Pada 2026, KKN-T Universitas Hasanuddin mengusung tema “Inovasi Desa”, dengan program yang disusun berdasarkan hasil identifikasi kebutuhan masyarakat dan selaras dengan prioritas pembangunan desa.

Sebelum menyusun program, mahasiswa melakukan observasi lapangan melalui koordinasi dengan pemerintah desa, kepala dusun, dan sejumlah lembaga desa. Hasilnya menunjukkan sektor pertanian, khususnya budidaya padi, masih menghadapi tingginya serangan hama serta penggunaan pestisida kimia yang cukup tinggi.

Berangkat dari temuan tersebut, mahasiswa mengangkat program tematik “Pemanfaatan Plastik Berwarna sebagai Alat Bantu Pengendalian Hama pada Tanaman Padi.”

Bacaan Lainnya
Baca Juga:  Hardiknas 2026: Forbes Bone Dorong Kolaborasi Kuat Lawan Narkoba di Kalangan Pelajar

Program ini memperkenalkan penggunaan plastik berwarna sebagai media pengusir hama yang diharapkan dapat membantu menekan penggunaan pestisida kimia sekaligus mendukung praktik pertanian yang lebih ramah lingkungan.

Selain program tematik, setiap mahasiswa juga menjalankan program individu sesuai bidang keilmuan masing-masing, yakni:

– Arya Adrian (Sastra Daerah) mengadakan bimbingan belajar Aksara Lontara bagi siswa.

– Yulia Rexina (Budidaya Perikanan) memperkenalkan Budidaya Ikan dalam Ember (Budikdamber).

– Meilinda Rambalangi (Teknologi Hasil Perikanan) melaksanakan edukasi Gemar Mengonsumsi Ikan.

– Nurfaika (Fisika) menghadirkan program Sains Ceria melalui eksperimen sederhana.

– Siti Alfira Nuraeni (Hukum Administrasi Negara) mengembangkan layanan informasi kontak desa dan pengaduan masyarakat dari rumah.

– Andi Sulesana (Ilmu Sejarah) memberikan edukasi sejarah sebagai bagian dari pembentukan identitas masyarakat.

– Novi Yulianti (Teknik Informatika) menyusun website profil Desa Era Baru.

Koordinator KKN berharap seluruh program tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat di berbagai bidang, mulai dari pertanian, pendidikan, teknologi, budaya, perikanan hingga pelayanan publik.

Baca Juga:  Literasi Bone dalam Sorotan, RuMI Konsisten Hadirkan Aksi Konkret

Melalui kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat, KKN-T Gelombang 116 Universitas Hasanuddin diharapkan mampu menghadirkan inovasi yang berkelanjutan sekaligus mendukung pembangunan Desa Era Baru menuju desa yang lebih maju, mandiri, dan berdaya saing. (Red)

Pos terkait