ANLISA.CO.ID, BONE 》Gelaran aksi demonstrasi yang disebut warga sebagai aksi “Nasi Bungkus” pada Sabtu 23 Agustus 2025 lalu menyisakan banyak tanda tanya. Dua mantan anggota DORD Bone, Fahri Rusli dan Saipullah Latif tampil sebagai orator dalam aksi yang dihadiri mayoritas kelompok tani dan perangkat desa itu.
Parahnya lagi, dalam aksi unjuk rasa tersebut terdapat selebaran bermuatan provokatif yang menyebut beberama nama tokoh penting Bone sebagai dalang dalam aksi unjuk rasa menuntut kenaikan PBB P2 lalu di kantor Pemda Bone. Salah satunya, nama ketua DPRD Bone, Andi Tenri Walinonong.
Kedatangan Fahri Rusli sebagai orator dalam aksi tersebut menimbulkan persepsi netizen bahwa ada perseteruan antara Calon Sekwan, Faidah dengan Andi Tenri Walinonong. Fahri Rusli merupakan adik kandung Faidah.
Plt Sekwan sendiri sejatinya telah dilantik namun batal karena surat rekomendasi dari Ketua DPRD Kabupaten Bone yang menjadi salah satu syarat gagal dipenuhi.
“Maaf saya mau tanya, ada hubungan apa Fahri Rusli dengan Plt Sekwan DPRD Bone?” Tanya netizen @Toko Mama*** pada postingan salah satu akun Tiktok dikutip, Senin (25/8/2025).
“Saudara Kandung,” jawab akun @Batara****
Lalu kembali ditimpali akun @Toko Mama*** “Tak perlu dipertanyakan dengan adanya pamplet bertuliskan ‘COPOT KETUA DPRD’.”
Meski demikian, Fahri sudah membuat klarifikasi bahwa dirinya sama sekali tidak mengetahui adanya tulisan yang meminta Ketua DPRD Kabupaten Bone dicopot.
Fahri mengaku dirinya hanya datang ke lokasi karena diundang menjadi orator aksi. Ia menegaskan, seandainya sejak awal mengetahui adanya tulisan tersebut, maka ia pasti menolak undangan itu.



